iklan toyota photo Iklan-toyota.gif
BERITA TERKINI :

BACA JUGA


Label

Bali (6) Bandung (3) Beranda (2) bogor (1) Infotaiment (16) Jabar (36) jakarta (39) Jatim (4) Jawa (6) kalimantan (1) Kesehatan (3) Lifestyle (5) Medan (2) Nasional (94) Olahraga (19) Pekanbaru (5) Riau dan Kepri (5) Semarang (1) Sulawesi (3) Sumatera (11) Sumatra (1) Wawancara (1) Yogyakarta (1)
Tampilkan postingan dengan label Sulawesi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sulawesi. Tampilkan semua postingan

Polda: Pelaku Bom Bunuh Diri Bukan Teroris Buron

POSO, policeline.co.nr  –  Mabes Polri sempat menduga pelaku bom bunuh diri di Mapolres Poso adalah Basri alias Ayas alias Bagong (37 tahun), teroris yang kabur dari penjara. Namun ternyata kemungkinan besar Bagong dan si pengebom adalah orang yang berbeda. 

“Kami sudah cocokkan wajah pelaku yang masih utuh dengan 20 foto teroris yang selama ini buron. Tidak ada yang mirip dan mendekati bentuk wajah pelaku,” kata Kabid Humas Polda Sulawesi Tengah, AKBP Soemarno, Selasa 4 Juni 2013. 

Polisi belum mengetahui apakah pelaku terkait dengan kelompok teroris tertentu. Polda Sulteng hanya meyakini pengebom bunuh diri merupakan wajah baru, namun belum sampai kesimpulan apakah ia termasuk pada jaringan Santoso yang selama ini banyak bergerak di wilayah Sulawesi Tengah, atau bukan.

Kepolisian masih terus menyelidiki kasus tersebut. “Korban masih diautopsi dan Mabes Polri masih akan melakukan olah tempat kejadian perkara di Poso,” ujar Soemarno. Bom bunuh diri meledak di depan masjid di kompleks Mapolres Poso sekitar pukul 08.03 WITA, setelah seorang pria menerobos pos penjagaan Mapolres dengan sepeda motor bebeknya. 

Syukurlah tak ada korban jiwa dari pihak kepolisian dalam kejadian itu. Hanya ada satu korban jiwa, si pelaku bom bunuh diri itu sendiri. Ia tewas di tempat dengan tubuh tercerai-berai. Hanya wajahnya yang masih utuh karena ia mengenakan helm full face saat meledakkan bom. Pelaku meletakkan bom yang ia bawa di bagian paha. (umi)

Ketua Golkar Wajo Resmi Berpasangan Dengan Syahril Kube


Newspoliceline.co.nr - Ketua DPD Golkar WajoAndi Burhanuddin Unru yang juga adalah Bupati Wajo resmi berpasangan dengan Andi Syahrir Kube yang juga adalah Ketua PNPM Sulsel. Hal itu sesuai dengan surat keputusan Dewan Pimpinan Pusat Golkar bernomor : R-506/GOLKAR/V/2013 ditandatangani langsung oleh Ketua Umum Aburisal Bakri dan Idrus Marhan. "Hari ini saya sudah menerima SK penetapannya dengan Andi Syahrir dari DPP Pusat Partai Golkar," singkat Ketua DPD Golkar Wajo Andi Burhanuddin, Kamis. (10/5).
 Ia menjelaskan, setelah Surat Keputusan tersebut resmi diterima, pihak DPD Golkar akan melakukan koordinasi dengan seluruh jajarannya dan para partai pengusung. Para partai pengusung tersebut diantaranya adalah PKB, PPP, Patriot, PDI-P, dan Gerindra. Andi Burhanuddin juga mengharapkan agar proses demokrasi bisa berjalan lancar tanpa kendala.

 "Pilkada ini hanya sebagian kecil dari proses demokrasi tersebut, yang lebih penting adalah jangan karena pilkada kita bercerai berai, tetapi kita harus tetap satu agar Kabupaten Wajo bisa jadi Kabupaten terbaik di Sulsel dan masyarakatnya bisa lebih sejahtera lagi “ Ungkap pria dengan sapaan Andi Bur ini.
 Sekretaris Golkar Kabupaten Wajo Norman Dai Basri menyebutkan, penentuan pasangan tersebut sudah sesuai dengan mekanisme dan melalui proses seleksi oleh DPD I dan DPP. “ Kita harapkan doa restu dan dukungan seluruh rakyat Wajo untuk pasangan ini.” Ungkap Norman. Dari informasi yang dihimpun media, pasangan ini medeklarasikan pasangannya itu pada awal Juni mendatang di Lapangan Merdeka Sengkang. (Yud)
PDI Perjuangan 
Kawal Kasus Pelecehan Rieke

 Makasar, Police Line—

Dugaan pelecehan seksual yang dialami Rieke Diah Pitaloka, anggota komisi IX Dewan Perwakilan Rakyat RI saat berkunjung ke Rumah Sakit Labuang Baji Makassar, semakin ramai.

Pengurus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) wilayah Sulawesi Selatan, yang juga kendaraan politik artis cantik itu menuju kursi parlemen, berjanji akan mengawal kasus tersebut sampai tuntas.

"Meskipun ini kasus pribadi, tapi Rieke adalah kader partai. Makanya kami akan mengawal kasus ini semaksimal mungkin," kata Rudy Piter Goni, Sekretaris PDIP Sulawesi Selatan siang ini.

Rudy mengatakan kader partai moncong putih yang bergerak pada bagian hukum akan diturunkan untuk mengawasi kasus yang sedang bergulir di Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan dan Barat itu.
"Segala informasi akan kami tampung dan jadikan data pendukung kasus ini," katanya.

Meski demikian, pihaknya tetap menghargai proses hukum yang sedang berlangsung di kepolisian. Ia mengakui sejak kasus itu menimpa artis yang berperan sebagai Oneng dalam sinetron komedi Bajaj Bajuri itu, pihaknya sudah turun tangan untuk mendampingi Rieke.

Kemarin, Rieke melapor ke Kepolisian karena mengaku mendapat pelecehan seksual dari seorang oknum dokter berinisial R saat menggelar kunjungan kerja di Rumah Sakit Labuang Baji, Senin lalu.

Kepada polisi Rieke mengaku dokter penyakit dalam tersebut berusaha memeluk dan menciumnya di depan banyak orang.**



 

POPULER

Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Police Line - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger