iklan toyota photo Iklan-toyota.gif
BERITA TERKINI :

BACA JUGA


Label

Bali (6) Bandung (3) Beranda (2) bogor (1) Infotaiment (16) Jabar (36) jakarta (39) Jatim (4) Jawa (6) kalimantan (1) Kesehatan (3) Lifestyle (5) Medan (2) Nasional (94) Olahraga (19) Pekanbaru (5) Riau dan Kepri (5) Semarang (1) Sulawesi (3) Sumatera (11) Sumatra (1) Wawancara (1) Yogyakarta (1)
Tampilkan postingan dengan label Beranda. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Beranda. Tampilkan semua postingan

Kapolda Riau Tak merasa kecolongan aksi Klewang




Pekanbaru, Police Line- Mardijo alias Klewang, ketua beberapa geng motor sudah cukup lama meresahkan masyarakat Pekanbaru, Riau. Tapi baru sepekan lalu sepak terjangnya bisa dihentikan kepolisian setempat. 

Kapolda Riau, Brigjen Pol Suedi Husein, membantah pihaknya terlambat mengantisipasi perkembangan geng motor di kota Pekanbaru. 

"Tidak, kami tidak kecolongan. Daripada tidak ditangkap sama sekali," bantah Suedi usai apel Hari Kebangkitan Nasional di Kantor Gubernur Riau, Pekanbaru. Demikian dikutip Antara, Senin (20/5).

Dia meminta tidak ada pihak yang saling menyalahkan dalam kasus tersebut. Justru dia berharap dukungan dan kerja sama semua agar perkembangan geng motor yang kerap merekrut pelajar bisa segera dihentikan. 

"Kok ditangkap (kami) salah, gak ditangkap juga salah," protesnya. 

Suedi berjanji tak akan lengah menuntaskan kasus kekerasan yang melibatkan anggota geng motor. Siapa pun yang tertangkap dan terbukti menimbulkan keresahan di masyarakat sampai melakukan tindakan anarkis, pihaknya tak akan memberi ampun. 

Sekadar diketahui, Klewang dan beberapa anak buahnya yang disebut sebagai panglima sudah ditahan pihak kepolisian. 

Tak hanya ugal-ugalan, kelompok geng motor pimpinan Klewang yang bermarkas di stadion utama Pekanbaru juga melakukan sejumlah kasus kejahatan seperti perampokan, pencurian, perampasan kendaraan, pengrusakan kantor polisi, bahkan pemerkosaan. (jim)

XTC bantah Klewang anggotanya


Bandung, Police Line,- Exalt to Creativity (XTC) Pusat, membantah Klewang (57) adalah salah satu anggota XTC. Apalagi, Klewang disebut-sebut pentolan di XTC Pekanbaru. Aksi Klewang murni sebagai tindak kejahatan di luar aktivitas organisasi 

"Perlu diklarifikasi di sini, bahwa kami dari XTC Pusat di Indonesia tidak pernah memiliki anggota bernama Klewang," tegas Sekjen XTC, Taufik Suta Prada alias Kencleng, di Sekretariat XTC Jalan Golf Selatan 1, Bandung, Kamis (16/5) lalu. 

Dia menjelaskan bahwa keberadaan XTC baru hadir pada tahun 1980-an. Sedangkan Klewang pada tahun 1974 saja sudah menjadi residivis dan menyebut kala itu sudah menjadi pentolan XTC. "Tidak logis jika Klewang adalah pentolan XTC jadi Klewang memang bukan bagian dari XTC," ujarnya. Sedangkan para pendiri XTC saja kini usianya hanya berada di kisaran 45 tahun. "Klewang kini sudah 57 tahun," paparnya.

Mengenai atribut yang dikenakan, lanjut dia, bisa didapat dengan mudah. Tak ayal Klewang pun sempat mengenakan atribut biru tua, biru muda, dan putih khas XTC. 

"Kami juga sudah telusuri bahwa memang Klewang hanya menggunakan atribut untuk menjalankan aksi jahatnya," ujarnya 

XTC menurutnya hanya dimanfaatkan oleh Klewang untuk kemudian merekrut para ABG dalam melakukan aksi-aksi kriminal. 

"Harus dibedakan mana kenakalan, mana kejahatan murni. Nah Klewang ini sudah masuk bentuk kriminal murni," ujarnya. 

XTC ketika mendapatkan citra buruk sebagai geng motor yang urakan terus berbenah diri. Di antaranya dengan pendataan anggota, terlebih dahulu fokus di daerah Bandung dan Jawa barat. Kegiatan sosial pun kini sering dilakukan.

"Kalau Klewang, jelas itu jauh dari apa yang kita lakukan saat ini," Kencleng. (*)
 

POPULER

Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Police Line - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger